Selasa, 18 September 2012

Gifts Around Me

aku masih ingin bercerita banyaaak sekali tentang liburanku di rumah sebulan Agustus kemarin. banyak hal yang tak terduga. banyak hal yang membuat tertawa, tersenyum, bahagia. semua kebahagiaan bisa terjadi karena aku sedang libur, dan aku di rumah :D masih ingat deh bagaimana dinginnya pagi ketika keluar rumah. hal itu kadang membuatku kerap mengurungkan niat untuk berolahraga dan malah kembali bergulat di bawah hangatnya selimut. hmmm.... miss you so much deh my home sweet home...

waktu di rumah, aku mengajak Lina ikut datang ke acara buka puasa bersama DA Ganpadma Smansa Subang, kemudian malam harinya menginap di rumahku. kebetulan Lina baru pulang dari Purwakarta, jadi bisa langsung ke rumahku. aku menjemput Lina di Pagaden. keesokan harinya aku mengantarkan Lina pulang ke rumahnya di Pusakanagara.
Lina memberiku boneka kecil imut nan lucu. kata Lina sebenarnya boneka itu sudah sejak lama ada di tangannya, tapi selalu tidak sempat atau lupa ketika akan memberikannya padaku. baru lah kemarin Lina bisa memberikannya padaku. bonekanya kembaran loh.. Lina juga punya untuk dirinya sendiri. boneka untukku warna pink berbaju ungu, sedangkan boneka Lina warnanya coklat berbaju hijau. hihiii... lagi-lagi kami kembaran :D
karena Lina menambah banyak koleksi bonekaku, aku bongkar deh lemari tempat aku menyimpan boneka. ketika melihatnya, aku tidak menyangka bahwa lemari itu sudah penuh lagi dengan boneka. kenapa aku bilang penuh lagi? karena sebelumnya sempat kosong. boneka-bonekanya banyak diambil oleh adik-adik sepupuku atau dihibah-hibahkan oleh mamah ke anak-anak kecil yang main ke rumah. huh! tahu-tahu sudah pada hilang saja bonekanya.
tetapi kemarin... aku justru menemukan banyak boneka di lemari itu. dan semuanya adalah boneka hadiah dari teman maupun saudara. hahaha... alhamdulillah yah :) unyu-unyu lagi duuh... aku bahkan tidak menyadarinya. ternyata banyak sekali orang yang sayang padaku dan mau menghadiahiku boneka-boneka itu. apalagi jika ditambah oleh boneka dari Ibank. bisa penuh deh lemarinya :D love you all :*
dan rasanya punya banyak orang yang sayang padaku ituu... serasa surga dunia deh :) terima kasih, Allah sudah menghadirkan mereka untukku. sekalian lewat post ini juga aku ingin mengucapkan terima kasihku pada kalian yang telah ikhlas memberikan kasih sayang yang tulus padaku.
koleksi boneka yang ada di lemari
boneka no 1, 2, & 3 dari Kokom (kata Kokom ada jatah boneka lagi untukku, THR-an gitu ceritanya. tapi belum sempat diberikan padaku. Desember/Januari nanti Syifa pulang ditagih loh, Kom. hihihh.. ngarep bin maksa :P Kokom sering memberiku boneka karena dia bekerja di perusahaan milik Korea produsen boneka), boneka no 4 dari Lina (punyaku yang pink-ungu :)).
boneka no 5 dari A Amad (maklum waktu itu ada udang di balik bakwan. iya kan, A? ahihiii), boneka no 6 dari sepupuku, Teh Erna (Teh Erna punya toko boneka di Kalijati-Subang loh. nama tokonya Akana Berkah Assesoris, dekat tugu pertigaan Kalijati-Purwadadi-Purwakarta. yang mau pesan segala jenis boneka dengan harga murah berkualitas oke bisa pesan ke Teh Erna melalui aku ^^)
selain senang karena melihat boneka-boneka dari orang tersayang itu, ada banyak hal lain yang membuatku tak kalah senang waktu liburan di rumah. diantaranya ini...
post ini menang undian Lounge Event Blogger. terima kasih banyak untuk   http://bloggerplusindonesia.com dan PT Street Directory Indonesia :) vouchernya sudah dibelanjakan 150ribu oleh Ibank di Matahari Ciputra Semarang. tinggal sisa 50ribu lagi. bingung sih mau beli apa. gak ada niat beli baju akunya. heuheu
menang August Sponsored Giveaway ^^. terima kasih untuk Hayano Handmade dan Krisna Homemade :) hadiahnya sudah sampai looh... bagus banget... aku sukaaa :) bagi kalian yang ingin juga mendapatkan hadiah-hadiah dari Hayano Handmade dan sponsornya, klik saja langsung linknya di atas. Hayano Handmade sering mengadakan giveaway loh.
maka apa jadinya aku jika aku tak pandai bersyukur?
terima kasih, Allah :)

by. si Famysa, senang dapat banyak hadiah :)

Sabtu, 15 September 2012

Katanya Anti Lelet, Nyatanya?


terhitung dari sebulan lalu aku sudah tidak bisa mendapatkan fasilitas internet yang layak. selama liburan di rumah, boro-boro untuk ngeblog, untuk update batik di FB pun tidak bisa. kukira leletnya koneksi internet di rumah itu wajar, karena rumahku memang di kampung, dan sinyal Smartfren di kampungku memang jelek. tapi biasanya sih, sejelek-jeleknya sinyal, pada jam-jam tertentu kadang bisa connect juga. yaa walaupun statistiknya sangat di bawah normal. lumayan lah begadang tengah malam sedikit berarti.
di tengah-tengah masa liburan, aku sengaja tidak mengisi ulang pulsa modemku yang sudah habis. karena aku merasa sia-sia saja isi pulsa kalau aku masih di rumah, tetap tidak bisa internetan toh. kuputuskan isi ulang pulsanya nanti saja jika sudah kembali ke Semarang lagi.
usai liburan, aku pun kembali lagi ke Semarang. segera kuisi ulang pulsa modemku. aku ingin segera update batik di FB. hari pertama kucoba mengisi ulang pulsa modem Rp 5.000,00 untuk paket unlimited harian. alhamdulillah koneksinya lancar. aku bisa menulis satu postingan tanpa hambatan koneksi. lalu setelah habis unlimited hariannya, keesokan harinya aku mengisi ulang modem lagi Rp 50.000,00 (terpakai Rp 45.000,00) untuk paket unlimited bulanan. semenjak saat itu sampai sekarang, aku jarang sekali bercumbu dengan laptopku. kalau pun bisa update batik di FB, aku harus numpang internetan dulu ke teman.
anehnya, teman-temanku yang menggunakan modem Smartfren juga tidak terlalu merasakan penderitaan buruknya koneksi internet sepertiku. walaupun agak lelet, tapi mereka masih bisa menikmati internet dengan sedikit bersabar. lantas kenapa hanya modemku yang sama sekali tidak bisa tersambung koneksinya? apa karena aku menggunakan modem Mobi (Fren, dulu)? kurasa tidak deh. isinya kan sama-sama Smartfren Anti Lelet. hhh... jika begini adanya kurasa lebih baik dulu saat Smart dan Fren belum bergabung menjadi satu. dulu aku menggunakan Mobi (Fren) tidak pernah ada masalah koneksi seburuk ini deh. paling-paling juga hanya pemeliharaan/perbaikan jaringan beberapa hari saja, tidak sampai beminggu-minggu seperti ini. 
kemarin aku baca koran Kompas edisi 14 September 2012, di dekat-dekat kolom Opini (kalau tidak salah, maaf aku lupa detailnya) ada komplain dari pelanggan Smartfren yang juga mengeluhkan buruknya koneksi internet. syukur-syukur kalau segenap pengelola Smartfren membaca komplain tersebut atau membaca postingan ini juga. -silahkan baca korannya untuk membuktikan!-
Smartfren harus segera mengatasi masalah ini. setidaknya kalau pun tidak bisa, apa susahnya sih memberi tahu pelanggannya terlebih dahulu atau tidak menerima transaksi isi ulang pulsa modem kek. dengan buruknya koneksi ini, pelanggan pasti sangat dirugikan loh.. ya seperti aku ini, sudah isi ulang pulsa Rp 50.000,00 tetapi selama dua minggu belum bisa menikmati apa yang sudah kubayar. itu kan hakku. lebih baiknya lagi sih Smartfren ganti rugi dengan cara memberikan gratisan pulsa unlimited sebulan padaku, sebagai ganti setengah bulan ini aku tidak bisa internetan (dengan catatan koneksinya sudah pulih dan lancar). atau mungkin mengembalikan uang Rp 50.000,00ku.
maaf aku bukannya pelit, bukan pula aku marah. aku hanya ingin menggunakan hakku sebagai pelanggan untuk komplain. yaa mungkin jika Smartfren belum pulih juga sampai bulan depan, sudah saatnya aku berganti pada provider lain. siap-siap saja mengucapkan selamat tinggal padaku, Smartfren. senang sekali jika aku harus meninggalkanmu ketika kamu sudah tidak bisa lagi memuaskanku.
untuk segenap pengelola Smartfren, mohon segera ditindaklanjuti. terima kasih.

by. si Famysa, lagi komplen 

Jumat, 07 September 2012

Libur Lebaran: Ciater Highland Resort

pada perjalanan piknik sebelumnya, di sekitar curug Batu Kapur, kami yang sempat kecewa dengan keadaan curugnya memutuskan bahwa setelah dari Batu Kapur kami akan pergi ke Ciater. yaa anggap saja sebagai pelipur lara karena telah menyaksikan beberapa hal menyedihkan di Batu Kapur. 

pukul 3 sore kami turun dari curug dan solat ashar dulu di mushola Batu Kapur. setelah beres solat ashar, kami langsung menuju mobil dan melanjutkan perjalanan ke Ciater. 
di perjalanan menuju Ciater, kami masih bingung mau ke Ciater yang mana. rata-rata dari kami berpendapatan cari yang gratisan saja masuknya, tapi tempatnya bagus. akhirnya terpilih lah Ciater Highland Resort (CHR). untuk masuk ke sana kami hanya harus membayar parkir mobil seharga Rp 5.000,00.
Ciater Highland Resort (CHR) merupakan resort pegunungan yang bergaya ranch, yang terletak di antara hamparan luas perkebunan teh (for more information about this, click here). daya tarik CHR yang bisa membuat banyak pengunjung berdatangan untuk berpiknik atau sekedar berfoto belaka adalah tulisan Ciater Highland Resort raksasa di atas dataran tertinggi di CHR. karena tulisan Ciater Highland Resort berukuran raksasa itu ditempatkan di dataran tertinggi, maka dari kejauhan nama itu sudah terlihat. aku saja sering menyebut CHR sebagai Hollywood versi Subang. hmm... agak mirip laah.. hehe..
pict from here and here
tempat di CHR yang paling banyak dikunjungi ya si tulisan raksasa itu. banyak orang yang duduk-duduk di sana, berfoto, lari-lari, dan sebagainya. termasuk kami pun melakukannya :) di lapangan dekat tulisan raksasa juga ada beberapa fasilitas bermain seperti ayun-ayunan, jungkat-jungkit, penyewaan mobil ATV, dan penyewaan kuda. 
di sisi lain CHR ada villa-villa, kolam renang, lapangan indoor, cafe and resto, tempat pertemuan, tempat camping, tempat resepsi pernikahan, lapangan golf, lapangan futsal, juga tersedia fasilitas outbond dan fasilitas hiburan lainnya. semua yang kusebutkan di paragraf ini disewakan loh ya, alias bukan gratisan. kalau ingin yang gratisan mah ya cuma di sekitar tulisan raksasa itu. main-main saja di sana sampai puas. biar gratis, tetap asyik kok :D
supaya lebih afdol, lihat foto-fotonya dulu yuk ah! :D si aku mau sudahi saja pembicaraannya sampai di sini. bila kurang banyak berbagi mohon dimaafkan yaa... lagi malas explore tentang CHR lebih banyak lagi nih. muehehee *blogguegimanague:P hari juga sudah mulai gelap, jadi kami tidak bisa berlama-lama di sana. kami hanya sempat menikmati semilir angin di sana, lalu kami harus kembali pulang. 
bubye all... see you next time, insya Alloh :)
by. si Famysa, dadaah :)

Selasa, 04 September 2012

Libur Lebaran: Batu Kapur

lagi rajin nih.. pagi-pagi begini sudah nongkrong di depan si PinkQ mau menuliskan cerita jalan-jalan yang satu ini :) siap membaca, cems? kalau sudah siap, yuk mari lanjuuuut! ;)

Sabtu, 25 Agustus 2012 lalu, aku dan kawan-kawan SMP yang terdiri dari IbankWellyKokomEuis, dan Anis pergi berpiknik ke Batu Kapur. bukan ke Batu Kapur saja sih.. selanjutnya pergi kemana kami? masih rahasia doong... tunggu di postingan berikutnya oke :D 
rencana awalnya kami harus sudah berkumpul dan berangkat pukul 9 pagi. tapi kebiasaan orang Indonesianya muncul deh, jamnya jadi sangat lentur, ngaret satu jam! padahal aku rela kebut-kebutan menembus jalanan desa yang rusak untuk menjemput Kokom, aku juga sampai melupakan solat dhuha. tentu saja alasannya karena tidak mau melanggar jam yang telah disepakati kemarin. eehh pas sudah sampai rumahku lagi, jemputan mobilnya belum juga datang. hapus make-up lagi deh, solat dhuha dulu selagi sempat.
jarum jam sudah menunjuk ke angka 10. aku dan Kokom masih setia menanti sambil Kokom make-upan lagi. ketika aku sedang memakai sepatu dan Kokom masih bergulat dengan kerudungnya, Ibank datang memanggil kami. jemputan sudah datang! horeee.... akhirnya datang juga :D buru-buru aku pamit pada mamah dan langsung pergi. eh si mamah malah bilang gini, "dih kok gak pake bedak, Neng? pake doong... bedak kan melindungi kulit wajah dari sinar UV. gak dandan juga ya bedak-bedak teuing mah pake atuh..." kan ada Ibank, Mamih... jadi malu kan. ketahuan deh kalau aku malas dandan --" sambil terus berjalan ke arah mobil aku berkata setengah teriak, "iya, iya nanti pake kok, di mobil, Mah..." sungguh bedak itu sesuatu deh -__-
sesampainya di mobil, aku langsung bedakan. si Ibanknya juga jadi ikut-ikutan nyuruh aku bedakan deh. ngoook --" yang lainnya ribut bercanda saling menyalahkan salah satu dari kami yang diduga sebagai biang kerok keterlambatan jam berangkat.
pamer kacamata baru. hehe.. mau?? beli sini ke aku, 15ribuan doang :D
untuk menuju Batu Kapur dari arah Utara Subang tersedia 2 pilihan jalan. yaitu via Dawuan-Kalijati (Barat) atau Cijambe (Selatan). mungkin 2 piihan jalan ini berlaku juga untuk pengunjung yang datang dari arah Timur Subang. sedangkan untuk pengunjung yang datang dari arah Selatan Subang tinggal pilih via Cijambe, dan dari arah Barat Subang tinggal pilih via Dawuan-Kalijati saja supaya tidak usah berputar-putar dulu, kecuali kalau ingin buang-buang BBM ya mangga. :P 
kemarin kami memilih jalan via Cijambe karena Welly si sopir katanya ingin lewat Tonggoh saja (Tonggoh: sebutan untuk daerah adem di Subang bagian Selatan). ya sudah kami si penumpang sih yo manut wae, sing penting selamat sampai tujuan :D alasan lainnya mengapa kami memilih via Cijambe karena ingin menghindari jalan rusak seperti via Dawuan-Kalijati. tapiii... setelah kami menempuh jalan via Cijambe, nasib baik memang belum menghampiri jalan menuju Batu Kapur, baik via Dawuan-Kalijati maupun via Cijambe. kami tetap harus melalui jalanan jelek nan kecil. biarpun begitu, kami tetap semangat doong... tujuannya kan buat piknik. bawa enjoy saja :D
sudah yaa cerita tentang jalannya. tentang jalan mah pokoknya sesuatu deh. bikin penumpang alias kami semua menggeliat-geliat. hihihi...
sesampainya di tempat tujuan, kami memarkir mobil di dekat loket masuk Batu Kapur. tiket parkirnya Rp 5.000,00/mobil. dari tempat parkir, kami harus berjalan sedikit ke loket masuk. dan eng, ing, eng... ternyata di dalam area Batu Kapur, di belakang loket masuk juga ada tempat parkir. kalau parkir di situ jadi tidak usah jalan lagi ke loket masuk. yaah... diantara kami tidak ada yang tahu sih. aku saja yang pernah ke Batu Kapur 9 tahun yang lalu juga lupa :D ya sudah lah.. daripada repot parkir mobil lagi dan bayar parkir double, kami pun melanjutkan perjalanan.
harga tiket masuk (HTM) Batu Kapur adalah Rp 8.000,00. tidak ada keterangan harga 8 ribu itu harga hari libur. berarti mungkin setiap harinya memang segitu, 8 ribu saja. tapi menurut informasi yang kudapat dari website pemda Subang sih, HTM Batu Kapur itu Rp 2.000,00. entah lah.. websitenya tidak update kali. *oopss...
ada yang lucu dengan tiket masuk. kemarin kami meminta diskon pada petugasnya, nego 50 ribu untuk 7 tiket. lalu petugasnya menerima uang kami dan memberi kami 6 lembar tiket. petugasnya bilang begini, "udah nih 6 tiket aja. masuk aja langsung..". padahal kami kan 7 orang (7 itu plus sopir pendamping Welly). ya sudah kami masuk deh dengan langkah perlahan maju jalan. lama-lama, kami akhirnya menyadari satu hal. pantas saja tadi disuruh langsung masuk dengan tiket hanya 6 lembar, petugas pemeriksa tiketnya juga tidak ada. tiket kami utuh. tidak disobek atau pun diambil. 'boleh tuh kapan-kapan ke Batu Kapur lagi tanpa beli tiket atau bawa saja tiket yang ini', pikir kami. hihihi
eh, oopss... hampir saja lupa. si aku belum memperkenalkan Batu Kapurnya ya. hehe.. sorry :D
Batu Kapur adalah salah satu dari sekian banyak tempat wisata alam di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Batu Kapur terletak di Desa Curug Agung Kecamatan Sagalaherang. sesuai dengan nama desanya, di Batu Kapur ada curug yang dinamai Curug Agung. tetapi karena tempat wisatanya bernama Batu Kapur, curugnya juga jadi ikut disebut Batu Kapur deh. selain curug, di Batu Kapur juga ada kolam air panas yang berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit dan gatal-gatal. ada juga sungai berbatu yang cantik jelita, biasanya banyak yang berfoto atau bermain air di sungai tersebut.
begitu masuk ke area Batu Kapur, kami langsung mencari tempat yang enak untuk makan bekal kami. bingung-bingung menentukan mau makan di mana, akhirnya kami menemukan bangunan seperti rumah makan bekas yang sudah tidak terawat dan berpenghuni. langsung saja gelar tikar di sana deh. lumayan adem bo... kami makan dulu, ngerujak dulu, dan solat dzuhur dulu. baru lah setelah solat dzuhur petualangan kami yang sesungguhnya dimulai.
oh ya, ada yang lucu lagi dengan tiket dan petugasnya. setelah selesai makan, Welly mempunyai ide untuk menaruh dulu semua perlengkapan makan yang sudah tidak dibutuhkan ke mobil. maksudnya supaya tidak usah repot-repot dibawa-bawa ke kolam dan ke curug. lalu Welly dan Ibank pun pergi ke mobil. nah kalau mau ke mobil kan berarti harus ke luar area Batu Kapur. -masih ingat kan cerita parkiran mobil di atas? kalau masih lupa baca lagi di atas deh-. hehe.. Welly dan Ibank izin ke luar dulu pada petugas untuk menyimpan barang-barang ke mobil, lalu nanti masuk lagi. hihihi... ada ya tempat wisata yang penjagaan loket masuknya selonggar itu :D
sebelum berangkat, bahkan dari H-1 sebelum hari piknik ini, si Welly sepertinya sms kami semua untuk membawa baju ganti deh. iya gak, Wel? tapi ketika sudah di Batu Kapur dan berjumpa dengan kolam, sepertinya Welly juga yang enggan untuk menceburkan diri. :D katanya sih malu, sudah gedee... takut dibilang kayak anak kecil kalau ikutan nyemplung dan renang bareng anak-anak yang sedang renang di sana. huu... padahal Kokom sudah bela-belain pinjam bajuku buat baju gantinya ya, Kom :D
dari kolam ada petunjuk arah untuk menuju ke curug. di petunjuk arah itu sih tertera ke curug kurang lebih 2 Km. tapi sepertinya kurang dari itu deh. bahkan yang aku rasakan sepertinya lebih jauh mendaki ke Curug Semirang. ya memang sih capek, tapi tidak terlalu melelahkan. istirahatnya juga tidak terlalu sering. tanpa asupan minum di pendakian pun jadi. ke curug di Batu Kapur sih insya Allah 15-20 menit juga sampai. keciiiilll :D *belaguu :O
sayangnya, sangat disayangkan... kondisi curug ini tidak lagi secantik ketika 9 tahun yang lalu aku mendatanginya. kalau kata Welly sih 'ini bukan air terjun, tapi air mancur.' ya memang begitu lah keadaannya.  mungkin karena sedang kemarau panjang juga, jadinya air curug pun berkurang. ditambah lagi kondisi sekitarnya pun kacau. sampah dimana-mana. sampai-sampai aku dan Kokom mempunyai ide nanti kita ke sini lagi, kita punguti botol-botol dan gelas-gelas air mineral yang berserakan, lalu kita jual ke tukang loak. sepertinya pundi-pundi rupiah yang akan aku dan Kokom dapatkan lumayan tuh. secara,, sampah sebanyak ituuu. wow banget deh. bagi anda yang berprofesi sebagai pemulung sampah yang membaca postingan ini, wajib dicoba tuh mulung di curug Batu Kapur. menggiurkan loh sampahnya --" -padahal malu ih cerita tentang Subang jelek-jelek gini. higs- 
harapanku, semoga ke depannya Batu Kapur bisa terawat dan terjaga kelestarian dengan maksimal. untuk para pengurus Batu Kapur, tolong Batu Kapurnya diperhatikan dong! untuk para pengunjung Batu Kapur, tolong banget ya jangan buang sampah sembarangan di sana lagi (dan dimana pun)! karena sampah juga punya tempatnya sendiri kok. biar bagaimana pun, Batu Kapur akan tetap menjadi salah satu daya tarik Kabupaten Subang, dan tarif yang dibayarkan pengunjung bisa menjadi pendapatan asli daerah Kabupaten Subang. so mari sama-sama kita jaga ya! ;)
postingan selanjutnya akan berkisah tentang kelanjutan piknik kami setelah dari Batu Kapur. akhirulkalam, see you later, all :) 

by. si Famysa, cinta alam

Sabtu, 01 September 2012

Playing At Sunset

evaluasi Jejak Si Miaw :-) bulan Agustus 2012: nilainya adalah... memalukan! hanya ada 4 postingan terselip di sana. adududuuh... sekarang kita tanya kenapa?? karena si aku sedang di rumah, di rumah sinyal modemnya jelek, ditambah lagi pulsanya habis, dan beli pulsanya harus ke kecamatan seberang, so gak bisa internetan deh. kesimpulannya, di rumah = gak bisa internetan. bisa sih di warnet, tapi berat di ongkos euuy... hehehe

mumpung masih di bulan Syawal, aku ingin mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin untuk teman-teman blogger semua.. maaf yaa kalau sebulan ini aku tidak pernah BW ke blog kalian.. maaf kalau selama ini post-post di blog ini mungkin ada yang menyinggung, membuat tidak enak hati yang membaca, atau mungkin postingannya tidak bermutu dan tidak bisa memuaskan pembaca... maafkan diriku yaa, cems.. :)

sekarang kita masuk ke inti yuk! :) aku ingin melanjutkan cerita pada postingan sebelumnya.. tempatnya masih di Pantai Parangtritis :)
kami sengaja baru berangkat ke Parangtritis jam 1 siang karena memang ingin bersore-sore di sana, ceritanya mau berburu sunset.
tapi waktu kami berada di atas tebing, kami hampir melupakan sunset yang menjadi tujuan utama kami. kami keasyikan memandang laut lepas dari atas tebing. anginnya semilir juga sih.. membuat mata sayup-sayup dan pantat tertanam di sana, alias sudah posisi wuenak. hehe..
hingga akhirnya aku tersadar kalau sunset sudah datang, bahkan sudah mau tenggelam lagi. buru-buru aku mengajak Uung, Ibank, dan Ryan berfoto. ada dua foto sunset dari atas tebing, tapi hasilnya kurang memuaskan. akhirnya kami memutuskan untuk segera turun dan melanjutkan perburuan sunset di bawah saja.
tidak terlalu lama kami memandang romantisnya sunset di sana, sayang sekali si sunset tergesa-gesa pulang ke peraduannya. dengan cepatnya sunset menghilang dari pandangan kami. dia turun dan tenggelam hanya dalam hitungan menit. hhh... kurang puas berburu sunsetnya :( tapi... alhamdulillah itu juga, masih diberi kesempatan berjumpa dengan sunset. hihi.. 
ketika tersadar hari sudah semakin larut, tiba saatnya kami harus pulang. bubye, Paris :)
oh ya, sebelumnya aku pernah juga berburu sunrise di Pantai Parangtritis, bisa dibaca di postingan ini. satu hal yang memotivasiku untuk berburu sunset adalah karena postingan tersebut. ditambah lagi tantangan dari Bang Affan di kolom komentar, seperti di bawah ini! si aku jadi semakin tertantang. dan postingan ini lah hasilnyaa... :)
akhir kata, sekali lagi kuucapkan "minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin :)"

by. si Famysa, masih pengen libur --"

Mijn Vriend