Tampilkan postingan dengan label Love Batik :*. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love Batik :*. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Oktober 2014

Brochure & Name Card Famysa is Out!

kenalan yuk sama Famysa! :D
diadd-friend sama difollow yaa. hhihii ^^
twitter: @famysa_ 
instagram: @famysa_
brochure & name card design by Ibank (089655141507)

by. si Famysa, tukang dagang :)

Kamis, 02 Oktober 2014

Free Ongkir 'Hari Batik Nasional 2014' se-Indonesia

cek koleksi di FB Famysa ^-^

Mungkin aku belum bisa memberi banyak arti bagi Batik Indonesia 
Mungkin aku tidak mampu membeli Batik tulis Indonesia
Mungkin aku hanya suka pada motifnya tanpa memedulikan dari mana asalnya
Mungkin aku tidak bisa melukiskan Batik
Mungkin aku hanya pecinta Batik amatiran
Mungkin aku mencintai Batik karena Batik yang menghidupiku
Mungkin aku bersalah padanya
Mungkin aku hanya memanfaatkannya
Mungkin cintaku pada Batik harus banyak diuji

Walaupun banyak 'mungkin', sungguh, aku sangat mencintaimu, Batik... Selalu, selamanya...  

by. si Famysa, pecinta Batik

Sabtu, 16 November 2013

Duo Brownies at Ketep Pass

alhamdulillaaaah pagi hari ini aku bisa berselancar di dunianya si maya *eh oops dunia maya maksudnya :P. setelah beberapa hari sempat galau akibat internet 3 yang tak bisa diandalkan. boro-boro untuk dijadikan portable wi-fi hotspot, internet di hapenya pun agak lemot. higs. kenapa sinyal 3 sangat berpengaruh pada cuaca? kenapaa? --"

ah, sudahlah.. lupakan perihal internet 3. yang penting sekarang aku bisa internetan dengan bantuan modem teman. hihihi
haaayy kenalin nih model barunya Famysa. hihihi
namanya Rini Pertiwi, panggil saja dia Rini :)
aku berteman dengan Rini sejak masih duduk di bangku SMP. Jambore Nasional Pramuka 2006 lah yang mempertemukan kami. meski tidak pernah satu sekolah, tapi kami tetap awet sampai sekarang. Rini dan aku tuh ibaratnya partner in crime. tukang shopping, tukang ngebolang. hahaa
Sabtu, 2 November 2013 lalu, aku, Rini, dan Ibank ke Magelang. kami berangkat dari Jogja. jadi sehari sebelumnya (Jumat) aku ke Jogja dulu. ceritanya sih kami ke Magelang dalam rangka ngintilin Welly (salah satu kacrut Timeless) dan teman-temannya dari Jakarta yang mau liburan di Jogja-Solo. nah, sebelum ke Jogja, mereka mampir ke Candi Borobudur dulu. habis dari Candi Borobudur, kami ajak mereka nyasar ke Ketep Pass dulu deh. hehehe
Ketep Pass dari Candi Borobudur tidak terlalu jauh, tapi tidak dekat juga *jadiiii? :O, simpulkan aja sendiri! :P Candi Borobudur berada di sebelah Barat, sedangkan Ketep Pass berada di sebelah Timur. jalan ke Ketep Pass subhanallaah... nanjak teruuus... Bepink sampai gas puooll. berasa naik-naik ke puncak gunung *lah emang mau memandang gunung kok :D
Ketep Pass ini merupakan salah satu objek wisata alam di Kabupaten Magelang, lebih tepatnya wisata kegunungapian. di sana kita bisa melihat indahnya pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. kalau cuaca sedang bersahabat, kedua gunung itu bisa terlihat jelas. sayangnya kemarin waktu kami ke sana, cuacanya tidak terlalu cerah. banyak kabut yang menghalangi Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. apalagi Gunung Merbabu, kami tidak bisa melihatnya sama sekali, karena tertutup kabut semua.
tiket masuk Ketep Pass hanya Rp 7.300, ini sudah termasuk menikmati pemandangan gunung dari gardu pandang, volcana theatre, dan museum Gunung Merapi. di dekat gardu pandang, ada teleskop yang bisa kita pakai untuk memandang gunung lebih jelas. tapi aku gak tau itu teleskop gratis atau berbayar. hehehe.. selain teleskop, ada juga teropong. nah, kalau teropong ini jelas berbayar, karena ada orang yang menyewakannya. harga sewanya berapa ya? lagi-lagi aku lupa *gubraks ~~
di sana kami banyak menghabiskan waktu dengan foto-foto, makan, dan mengobrol. karena hari sudah sore, Welly dkk pulang duluan ke Sleman, ke rumahnya salah seorang diantara mereka. sedangkan aku, Rini, dan Ibank tetap stay untuk pemotretan *jiaaah :P kan malu kalau bergaya narsis buat iklan di depan Welly dkk. muehehe :D
pemotretan kali ini KoBe banget (KoBe: Kontrol Beungeut *wajah, istilahnya Rini :P). gokil deh... gak kayak pemotretanku sebelum-sebelumnya dengan partner/model lain. that was wonderful moment! :) mana maksa banget si aku main ke tempat wisata pakai kolor batik begitu. koloran, pakai sandal jepit, berasa di rumah sendiri gitu ya. hahaa... yaa semua demi pemotretan deh.. daripada di sana ribet ganti celana lagi kan, mending dipakai dari kosan :D
tuuh lihat Gunung Merapi! - nyolong dari FBnya Ibank. peacee :D -
sudah dulu, sudah duluuu... kami pamit duluu :))
bubye and see you next time in my next post ^^ -masih ada postingan jalan-jalan berikutnya looh :D-

kamu mau celana dan/atau rok yang dipakai aku dan Rini?
order yuuks ke Famysa :) atau boleh juga mention di twitter @famysa_. atau sms/whatsapp lebih boleh lagi, ke nomor ini yaa -08997185407- ;)

model: Syifa & Rini
tukang foto: Ibank & Mas Tripod
lokasi: Ketep Pass, Magelang

Sabtu, 26 Januari 2013

I Love 'Batik' and I Proud To 'Berbatik'

seperti aku yang tak bisa hidup tanpa cinta,,
,,seperti aku yang selalu berdampingan dengan warna pink
seperti aku yang setiap saat bernafas,,
,,seperti aku yang selalu haus akan ilmu

semua perumpamaan hidup adalah arti batik untukku... 
(Famysa)

batik dapat bercerita... batik dapat menyampaikan pesan hidup... batik dapat memperkaya seni dan budaya... dan tentunya dengan berbatik, aku dapat mempercatik diri :)

dulu.. ketika masih duduk di bangku SMP, aku sempat antipati pada batik. dulu aku beranggapan dengan berbatik akan membuatku terlihat kolot. sampai-sampai seragam sekolah batik untuk hari Rabu dan Kamis pun tidak pernah kupakai. aku lebih memilih tetap memakai seragam putih-biru walaupun dengan konsekuensi mendapat hukuman dari guru piket jika ketahuan tidak berbatik
beranjak ke bangku SMA, aku malah bersyukur karena di SMAku tidak ada seragam batik. yang ada hanya seragam putih-abu dan pramuka. selama SMA pun, aku tidak bisa menemukan memori ketika aku memakai batik. mungkin karena saking tidak pernah memakai batik kali ya. boro-boro memakai sih, sekedar mempunyainya saja tidak. paling-paling hanya ada rok batik kebesaran yang kemudian digunakan untuk bawahan mukena. ada juga rok putih dengan sedikit corak batik warisan dari bibiku. rok itu pun jarang dipakai. kalau pun aku memakai batik, itu hanya untuk tidur. karena dulu semua batikku adalah baju tidur.
hmm... sepertinya dulu adalah pengalaman suramku dengan sugesti buruk tentang batiki'm so sorry for did it, my batik...

sekarang, semua sugesti buruk dalam diriku tentang batik sepertinya menjadi terbalik. mungkin aku mendapat kutukan dari para roh batik. sekarang aku menjadi teramat cintaaaa pada batik. saking cintanya, facebook pribadiku sampai kujadikan toko online batik, aku jadi kolektor batik, lalu aku sering berfoto dengan batik dan memajangnya di semua jejaring sosialku. 
kini bagiku setiap hari adalah hari batik dan hari untuk berbatik. bukan hanya pada tanggal 2 Oktober, atau bukan hanya pada bulan Oktober saja batik memenuhi hari-hariku. tetapi setiap hari. setiap hari di sekitarku selaluuu ada batik. tas laptop batik, rok mukena batik, kotak obat batik, baju-baju batik, setumpuk kain batik, dan semuaa hal tentang batik. sampai-sampai waktu ada temanku yang pergi ke Malaysia, oleh-oleh yang kuminta padanya adalah kain batik Malaysia. seolah kini yang berada di otakku hanyalah batikbatik dan batiiiiik lagi. benar-benar mendapat kutukan dari para roh batik ini mah. hehe :D

kecintaanku pada batik berawal dari isu bahwa batik akan direbut oleh negara tetangga kita. entah kenapa setelah mendengar isu itu, hatiku jadi tergerak untuk melihat-lihat beragamnya batik Indonesia. hingga Kota Batik di Pekalongan pun kudatangi untuk sekedar melihat-lihat koleksi batiknya. hingga semua kain batik yang ada di rumah kujadikan pakaian. mamahku saja sampai berkata seperti ini, "hayoo... masa semua kain batik mau dijadiin baju. nanti mana dong yang buat samping dan sarung?" hahaha... maklum deh, aku sedang kasmaran dengan batik :D

mungkin aku adalah satu diantara sekian banyak orang dengan tipikal orang Indonesia banget. ketika ada orang lain yang akan merebut kepunyaan kita, baru lah kita berkoar-koar menyuarakan bahwa itu adalah milik kita. padahal pada kenyataannya sesuatu yang menjadi kepunyaan kita tersebut tidak terlalu kita lestarikan. bahkan cenderung diabaikan. seolah kita menelantarkan bayi yang telah kita lahirkan sendiri. kita tidak menjaga dan merawatnya. lalu mengapa ketika bayi itu akan dipungut oleh orang lain yang menjanjikan kesejahteraan bayi kita, kita justru menolaknya dan membunyikan genderang perang pada orang tersebut??
alangkah lucunya memang. dan mungkin begitu lah aku. baru tergerak mencintai batik ketika mendengar kabar buruk tentang keberadaan batik Indonesia. namun... terlambat masih bisa dikatakan lebih baik daripada tidak sama sekali bukan? sebelum aku menutup mata, sebelum tubuh ini diratakan dengan tanah, kurasa aku masih bisa berperan banyak untuk melestarikan batik Indonesia. 

aku adalah Warga Negara Indonesia. aku sadar bahwa aku belum bisa berbuat banyak untuk Indonesia. maka setidaknya dengan mencintai batik dan melestarikannya dengan berbatik, aku bisa sedikit berkontribusi positif untuk Indonesia. toh sekarang setelah aku membuka hati dan mata terhadap batik, ternyata batik dapat mempercantik diriku. semua motif batik Indonesia itu cantik. semua batik Indonesia mengandung makna yang agung.

...kini aku bermimpi... kelak aku akan mempunyai butik batik dengan label dan koleksi rancangan sendiri... aamiiin...

demi lestarinya batik Indonesia, mari kita hilangkan kebiasaan berkoar setelah akan direbut oleh orang lain. mari kita bersama-sama melestarikan batik Indonesia. dan wujudkan kecintaan kita pada batik dengan berbatik! berbangga hati lah karena kita Warga Negara Indonesia yang memiliki koleksi batik tercantik sedunia :) lets say 'i love batik and i proud to berbatik'! 
me with my batiks
post ini diikutsertakan dalam Kontes Blog Aku Berbatik yang diselenggarakan oleh berbatik
yuuk teman-teman juga ikutan kontesnya selagi masih ada waktu (sampai tanggal 31 Januari 2013)!

by. si Famysa, love batik so much :*

Sabtu, 12 Januari 2013

New Year Comer; Butterfly Batik

setelah memperkenalkan si Purple Hanbok, kali ini aku akan memperkenalkan Butterfly Batik. kenapa dinamai Butterfly Batik alias kupu-kupu, ya karena motif batiknya kupu-kupu. hihihi *berpikir polos :P
Butterfly Batik ini mengingatkanku pada sebuah lagu, "butterfly... terbanglah tinggi.. setinggi anganku untuk meraihmu..." semoga cuplikan lirik lagu itu bisa menjadi analogi tentang harapan yang terwujud. harapanku, harapanmu, harapan kita semua, terutama harapan di tahun 2013 ini :)
kata Ayu, "kamu creambath dimana, Syif? :D" wakakak... maksud hati biar mirip tatanan rambutnya Ratu Korea :P
duduk atau tidur? --"
Butterfly Batik yang kugunakan ini ukuran M loh. tapi berasa pakai ukuran XL. heuheuu... mungkin karena masih terinspirasi oleh Hanbok, makanya ukurannya dibuat besar. mana ada Hanbok yang ketat gitu loh. memangnya kebaya. hohoho
tubuhku tertelan bajuku :D baca: kegedean
mauuu??
yuuuk langsung saja pesan di Famysa Collections, dengan cara sms ke nomor 08997185407 ;)
masih banyak juga koleksi batik lainnya yang tak kalah cantik dan menarik, tentu saja hanya di Famysa Collections ^o^
buruaaan serbuuu sebelum kehabisaaan!!
bubyeee :))
fotografer: Aa Ibank
lokasi: UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

by. si Famysa, alhamdulillah mulai sehat lagi :)

Jumat, 04 Januari 2013

New Year Comer; Purple Hanbok

alohaaa.... apa kabar teman-temaan? :)
semoga teman-teman semua senantiasa diberi kesehatan oleh Allah yaa... hujan yang terus mengguyur Bumi Pertiwi ini semoga bisa menjadi berkah bagi kita, bukan justru menjadi bencana. oh ya.. kalau teman-teman ada yang sakit juga sepertiku saat ini, be positive thinking, karena Allah sedang mengurangi dosa-dosa kita. hihihi... insya Allah :)

sudah sejak lamaaa sebenarnya si aku ingin memamerkan koleksi eksklusif terbaru dari Famysa Collections. tapi apa lah daya, Desember benar-benar deres-derese sumber kesibukan perkuliahan. hehehe... dan alhamdulillah sekarang aku menemukan timing yang pas untuk pameeer :D bertepatan dengan momen tahun baru, dengan senang hati kupamerkan foto-foto Purple Hanbok di bawah ini. manggaa :)
kata Ibank, kalau ditanya ini difoto dimana, jawab saja di pintu kamar kos Ibank. hihihi *bohong besarr!
cuuung siapa di sini yang cinta K-Pop? 
boleh nih Purple Hanbok ini ada di tanganmu. sebagai bentuk kecintaan kamu terhadap -all about- Korea, dan kamu juga tetap bisa menunjukkan kecintaanmu pada negerimu sendiri dengan melestarikan batik :)
jika dibandingkan dengan Hanbok aslinya, tentu saja akan sangat terlihat bedanya. Purple Hanbok ini didesain lebih sederhana agar bisa dipakai di acara sehari-hari apapun, tidak hanya di acara resmi seperti Hanbok aslinya. sayang bukan jika hanya sekedar mengoleksi Hanbok asli tetapi bingung mau dipakai di acara apa. paling-paling juga dipakai jika ada festival kebudayaan Korea. hihihi *peacee :P
yang mau, yang mau... jangan pikir panjang lagi, yuuk langsung saja pesan ke Famysa Collections (sms only: 08997185407) :)
cinta batik Indonesia, cinta Korea juga, Purple Hanbok banget doong ;)
tukang foto: Ibank Dung-dung
lokasi: UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

by. si Famysa, masih batuk-pilek :')

Jumat, 27 Juli 2012

Hanbok Batik

happy weekend, Cemans :) tidak terasa kita sudah seminggu menjalani hari di bulan Ramadhan 1433 H ya.. semoga kita senantiasa diberikan keteguhan hati oleh Allah dan istiqomah dalam beribadah di bulan Ramadhan ini ya :)

setelah beberapa postingan sebelumnya berkutat dengan cerita vacation, kali ini waktunya untuk berbatik ria... hihihi...
sesuai dengan fotonya, kami mau menyapa teman-teman dulu nih, "Haaaaiiii.... :D" 
oh ya, perkenalkan gadis cantik yang berada di dalam frame denganku, namanya Lina Sonjaya, panggil saja dia Lina. Lina adalah teman SMAku dan teman kamarku waktu ngekos SMA dulu. kami sering sekali membeli baju, kerudung, jaket, dll kembaran. biasanya sih kalau aku beli warna pink, Lina pasti beli warna hijau. kamar kosan kami juga jadi bernuansa pink dan hijau. hihihi... pinky VS greenza :)
loh tapi kok baju batik yang kami pakai bukan warna pink dan hijau ya.. hmm... mungkin karena kami sekarang sudah 'gede', jadi ya tidak terlalu maniak-maniak pink/hijau banget laah... sudah 'gede' sudah agak-agak bisa membaur dengan warna lain :D
ceritanya waktu aku liburan minggu tenang beberapa minggu yang lalu, aku dan Lina janjian ketemuan di Pamanukan. Lina mengajakku foto di studio. berhubung si aku tidak menemukan baju yang matching di lemari kamar rumahku, aku jadi berpakaian seadanya saja, sampai sandal pun hanya memakai sandal jepit (makanya tidak ada foto full body :D)
eh eh.. tapi ternyata siapa yang mengira kalau Lina membawa baju ganti di tasnya, khusus dia persiapkan untuk foto-foto. baju yang Lina bawa ya itu tuh... baju yang kami pakai. hihihi... aku hanya berujar, "yaa ampyuun niat bener sih Lina :D" sambil mencoba batik yang orange. kebetulan sekali warna bajunya pas dengan kerudung yang aku pakai. 
batik yang aku pakai didapat dari Famysa Collections, namun itu edisi lama, sekarang sudah tidak ada. so, bagi yang kepincut, tunggu produksi selanjutnya saja ya, jika banyak permintaan model yang sama biasanya diproduksi lagi kok :) atau jika ternyata tidak diproduksi lagi, siapkan jari kalian untuk digigiti saja ya. hehe *peace :D
batik yang Lina pakai didapat dari tempat lain (entah dari mana, lupa nanya lebih lanjut). tapi bagi kalian yang  kepincut, boleh tuh hubungi aku saja di nomor 08997185407. nanti bisa aku buatkan atau aku carikan :) 
model batik yang kami pakai ini terinspirasi dari pakaian adat Korea, namanya Hanbok. batik orange agak sedikit dipadukan dengan model kaftan (dipopulerkan oleh Syahrini). kata Lina, sebenarnya batik pink ada tali sabuknya untuk bagian perut, tapi dia lupa membawanya. seadanya saja deh, jepret yuuuk :D
contoh HANBOK, girlband Korea SNSD, pict from here

by. si Famysa, sepertinya agak demam :(

Kamis, 28 Juni 2012

Jogja Vacation #2; Prambanan Temple

melanjutkan perjalanan dari Bolo Resto, sekarang aku akan mengajak kalian ke Candi Prambanan.
teman-teman sudah pada tahu Candi Prambanan bukan? kalau kalian pernah SD pasti tahu deeh :D secara di buku sejarah SD kan banyak diceritakan candi-candi peninggalan jaman kerajaan dulu, biasanya disertai legenda dan mitos-mitosnya pula, agar mudah diingat kan ;)
ok aku anggap kalian semua sudah tahu Candi Prambanan, walaupun baru tahu dari gambar saja. hehe.. dan kali ini pun aku akan bercerita seputar liburanku di Candi Prambanan melalui tulisan dan gambar. so jangan bosan yaa...^^
kartu tiket masuk Candi Prambanan. sayangnya tidak bisa dibawa pulang. huhuhu
aku, Ibank, Maya, dan Welly tiba di Candi Prambanan ketika sudah masuk waktu dhuhur. begitu masuk dan melihat panjangnya antrian di loket pembelian tiket masuk, maka kami putuskan untuk setengahan -setengah ngantri, setengahnya lagi solat duluan- hhohoo. efisiensi waktu gitu loh :D
aku dan Ibank solat duluan, Welly dan Maya mengantri membeli tiket. alhamdulillahnya setelah aku dan Ibank selesai solat, Welly dan Maya sudah selesai mengantri juga. hihihi... itu berarti aku dan Ibank tidak harus melanjutkan antrian lagi. hihiiiyy... tiket sudah di tanganku. giliran Welly sama Maya yang solat :) 
Candi Prambanan beralamat di Jalan Raya Jogja-Solo Km 16 Prambanan Sleman, Yogyakarta. Candi Prambanan ini juga menurutku bisa dibilang batas akhir Provinsi DIY bagian Timur, karena tepat setelah Candi Prambanan sudah masuk Klaten Jawa Tengah. eh bahkan status kepemilikan Candi Prambanan juga dibagi dua loh, antara kabupaten Sleman Yogyakarta dan kabupaten Klaten Jawa Tengah. mantap kan ya... batas wilayahnya candi semegah itu. wow!
Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi sebagai tanda kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas Jawa. pembangunan candi Prambanan ini dimulai oleh Rakai Pikatan sebagai tandingan candi Budha Borobudur dan juga Candi Sewu yang terletak tidak jauh dari Candi Prambanan. 
kalau aku tidak salah ingat, guru sejarahku di SMA dulu menjelaskan perbedaan antara candi Hindu dan Budha. candi Hindu diambil contoh Candi Prambanan, dan candi Budha diambil contoh Candi Borobudur. apa hayoo yang berbedaa?? hhoho... jelas berbeda lah yaw.. dari lokasinya saja sudah beda. hihihi... tapi bukan itu... perbedaannya adalah:
  • candi Budha terletak di belakang taman. so, kita harus jalan dulu masuuuk ke belakang, baru deh candinya kelihatan. iya kan Borobudur gitu kan? sedangkan candi Hindu terletak di depan. kita tidak perlu masuk taman dulu, karena dari depan pun candinya sudah tampak.
  • candi Budha lebar dan biasanya hanya satu candi. sedangkan candi Hindu tinggi runcing dan biasanya ada beberapa candi.

Candi Prambanan menyimpan satu legenda yang tidak akan pudar meski dimakan jaman. legenda cinta Bandung Bondowoso pada Roro Jonggrang. hmm... namanya juga legenda ya.. kebenarannya masih sangat dipertanyakan karena memang impossible. hho.. konon katanya legenda ini berasal dari masyarakat setempat untuk menceritakan asal-usul Candi Prambanan kepada orang yang bertanya. berhubung masyarakat setempat tidak tahu apa-apa mengenai sejarah Candi Prambanan: siapa arsiteknya, kapan dibangunnya, berapa jumlahnya, maka masyarakat membuat legenda ini.
alkisah dahulu kala, di sebuah kerajaan besar nan damai sejahtera bernama Prambanan, hiduplah seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang. suatu hari, datanglah sepasukan musuh dari negeri Pengging yang menghendaki peperangan dengan kerajaan Prambanan. kehidupan kerajaan Prambanan yang damai sejahtera pun mulai terusik dengan hadirnya pasukan musuh. pasukan musuh terus menjajah dan menyerang kerajaan Prambanan. dan pada akhirnya kerajaan Prambanan pun takluk pada negeri Pengging karena para tentara kerajaan Prambanan tidak mampu mengalahkan pasukan musuh.
  
pemimpin kerajaan Prambanan kini adalah salah seorang dari pasukan musuh, dia bernama Bandung Bondowoso. perangainya keras dan suka memerintah dengan kejam. siapa pun harus menuruti perintah dan keinginan Bandung Bondowoso jika tidak ingin dijatuhi hukuman berat. Bandung Bondowoso juga adalah seorang yang sakti mandraguna dan memiliki pasukan jin. apapun yang dia kehendaki, pasukan jinnya akan siap untuk membantu mewujudkannya. 
belum terlalu lama Bandung Bondowoso berkuasa, dia bertemu dengan sosok Roro Jonggrang yang cantik jelita. Bandung Bondowoso seketika terpikat dengan kecantikan Roro Jonggrang sehingga dia ingin menjadikan Roro Jonggrang sebagai permaisurinya.
mengetahui hal itu, Roro Jonggrang kebingungan. dia sama sekali tidak menyukai Bandung Bondowoso karena dia tahu kekejaman Bandung Bondowoso. namun dia juga tidak kuasa menolak karena khawatir kalau-kalau Bandung Bondowoso melampiaskan kekesalannya akibat ditolak dengan cara membahayakan keluarganya dan rakyat Prambanan. Roro Jonggrang terus berpikir dan berpikir, bagaimana caranya untuk menolak secara tersembunyi. akhirnya setelah lama berpikir, Roro Jonggrang mendapatkan sebuah ide cemerlang.
Roro Jonggrang mengajukan suatu syarat kepada Bandung Bondowoso. dia meminta sekaligus menantang Bandung Bondowoso membuatkan 1000 candi dalam waktu satu malam sebagai mahar pernikahan. jika syarat yang diajukannya tidak dapat dipenuhi oleh Bandung Bondowoso, maka pernikahan pun tidak akan pernah terjadi.
pantang untuk Bandung Bondowoso menyerah pada tantangan. syarat yang diajukan Roro Jonggrang diterimanya. dan tanpa menunggu lebih lama lagi, Bandung Bondowoso segera beraksi membuat 1000 candi dengan bantuan pasukan jin. Bandung Bondowoso bekerja dengan penuh semangat. pada tengah malam pun, 1000 candi permintaan Roro Jonggrang sudah hampir selesai, hanya tinggal beberapa lagi.   

Roro Jonggrang memperhatikan pekerjaan Bandung Bondowoso dari kejauhan. Roro Jonggrang panik ketika 1000 candi permintaannya sudah hampir selesai dikerjakan. dia terus mondar-mandir tidak tenang, mungkin berpikir. hingga akhirnya dia mendapatkan sebuah ide cemerlang lagi, ide yang kemudian akan menyengsarakannya sendiri. Roro Jonggrang meminta bantuan para gadis Prambanan untuk menumbuk lesung. suara lesung yang ditumbuk itu kemudian akan membuat ayam berkokok, dan ayam berkokok adalah pertanda bahwa hari sudah mulai pagi. mendengar ayam berkokok, pasukan jin mengira bahwa hari memang sudah pagi. matahari akan segera menyembulkan wajahnya, dan itu berarti pasukan jin harus segera pergi sebelum mereka kepanasan.
Bandung Bondowoso mencoba menahan pasukan jin pergi, namun usahanya tidak berhasil. pasukan jin tetap pergi meninggalkannya dengan pekerjaan yang belum selesai sempurna. Bandung Bondowoso yang mengetahui kecurangan Roro Jonggrang sangat geram dan marah besar. terlebih lagi ketika dia menunjukkan hasil pekerjaannya pada Roro Jonggrang, Roro Jonggrang tidak mau menerimanya karena jumlah candinya tidak genap 1000, padahal hanya kurang satu candi lagi saja. Bandung Bondowoso murka. kemudian dia mengutuk Roro Jonggrang menjadi patung, dan akan dijadikan sebagai pelengkap satu candi yang kurang.
bukan Indonesia namanya jika tidak memiliki segudang legenda. legenda Candi Prambanan ini pun hanya satu contoh dari sekian banyak legenda yang ada. legenda bukan tidak ada artinya loh.. atau bukan juga cuma sekedar dongeng pengantar tidur semata. para pendahulu kita menciptakan legenda untuk menyampaikan hikmah dari suatu kisah. dari legenda Candi Prambanan ini, hikmah yang dapat kita ambil  (menurutku) adalah 'berkata jujur lebih baik daripada penuh intrik, yang akhirnya berujung pada kesengsaraan banyak pihak' - 'pemimpin yang baik bukan ditakuti, tetapi dihormati' - 'jujur dan cerdik; itu lebih baik :)' - '........................................................................' bagaimana menurutmu? isi sendiri titik-titiknya dengan pendapat kalian yaa :D
sepedahan :D -sewa sepeda tandem (2 orang): Rp 20.000,00-
setelah puas berkeliing dan foto-foto di area Candi Prambanan, kami keluar dengan ogah-ogahan karena lelah dan haus. eeh tapi di jalan keluar kami melihat ada sepeda berjejer yang disewakan. kami pun tergoda untuk mencobanya. kapan lagi coba bisa sepedahan bareng-bareng :D yuhuuu...
rute sepeda sudah disediakan, saudara-saudara.. jadi kita tidak bisa seenaknya bersepeda kemana-mana. hihihi... durasinya maksimal hanya 45 menit. tanggung ya.. tambah 15 menit lagi jadi satu jam tuh padahal. hho
dalam rute sepeda, kami bertemu dengan beberapa candi lain. satu diantaranya yang sempat diabadikan kamera adalah Candi Lumbung yang ada di foto di bawah ini... ^^  
Candi Lumbung
sekian dulu reportase vacation dari Jejak Si Miaw :-) kali ini. kita akan berjumpa lagi pada vacation berikutnya. jangan sampai terlewatkan yaa! ahihiii :D 

yuuk kita bercerita legenda ini pada adik-adike, kakak-kakake, dan semuanye :) bercerita legenda Indonesia dan berwisata sejarah Indonesia, so pasti kamu paling Indonesia deh ;)

happy sweet-17 for Telkomsel :)
Telkomsel dan Komunitas Blogger Makassar memang paling Indonesia! 
semoga sukses selalu... ^o^

post ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Paling Indonesia. mohon doanya yaa :)

by. si Famysa, suka cerita legenda

source

Jumat, 25 Mei 2012

Semirang Waterfall & Fly Veil Tragedy

alangkah padatnya agenda di bulan Mei ini. bahkan jika hari ini aku jadi mengikuti kegiatan Jambore Muslimah, mungkin aku tidak akan ada waktu untuk menggarap laporan PKL mata kuliah Perencanaan Pembangunan dan meneruskan postingan yang sempat mendekam di draft beberapa hari ini. hhh... bismillah, Yaa Robb.. semoga semua hari sepanjang Mei ini bernilai ibadah di mata-Mu. aamiin...

hari Sabtu-Minggu, 12-13 Mei lalu aku berkesempatan untuk menyambangi Desa Gogik di Kabupaten Semarang bersama teman-teman dari sebuah organisasi kampus. sebuah desa yang jauh dari keramaian, sebuah desa yang terletak agak di dataran tinggi dibanding dengan Semarang Kota. suasananya damai dan ndeso banget. tentu saja suasana itu mengingatkanku pada rumahku tercinta nun jauh di Cipunagara Subang sana. tapi sayang ada yang berbeda, yaitu bahasa. Jawa banget deh. aku jadi agak tidak kerasan. hehehe *sorry.
agenda hari Minggunya yaitu rihlah. tempat rihlah yang akan kami tuju adalah Curug Semirang. ini ada sedikit oleh-oleh foto untuk teman-teman sekalian. barangkali ada yang demen jalan-jalan ke curug, mungkin curug yang satu ini bisa menjadi salah satu referensi perjalanan kalian. :)
dari sebuah pondok tempat kami bermalam, kami berjalan kaki menuju loket karcis Curug Semirang. jalannya naik-naik ke puncak gunung alias nanjak. lumayan lah bisa untuk membakar lemak. hehe..
ternyata loket karcisnya tidak terlalu jauh. hmm.. mungkin sekitar 15 menitan berjalan kaki -tidak ngebut, tidak alon-, kami sudah sampai di loket.
oh ya, nama curugnya hampir nyaris-ris-ris sama dengan nama kabupatennya ya.. Semirang versus Semarang :D cuma beda huruf i dan a saja.
tepat di depan kami setelah kami berpaling dari loket karcis dan akan menuju curug, kami disambut oleh tulisan "Curug Semirang, 900 meter". woo... berarti dekat dong ~pikirku~. makanya aku agak sedikit tersenyum dan berjalan santai saja. karena kata temanku yang pernah survey ke curug, hanya butuh waktu 30 menitan saja untuk sampai ke sana.
ini sih keciiiiiilll.... bahkan aku pernah hiking ke tempat yang track bahkan jarak tempuhnya lebih jauh dari Curug Semirang :D *upaya menyombongkan diri di awal perjalanan agar memiliki tambahan energi buat nanjak :P
setengah perjalanan sih bisa aku lalui dengan fine-fine saja, tanpa banyak mogok dan tanpa banyak bertanya "masih jauh gak nih?" hhoho...
tapi setengah perjalanan berikutnya, aku mulai loyo dan ingin segera menghentikan pendakian. Agung, temanku (cowok di foto atas yang pakai hitam-hitam) selalu bilang "sebentar lagi nyampe kok... tuh tinggal 2 tangga lagi... Allahu Akbar!" untuk menyemangatiku dan teman-teman. hah tapi kami selalu menimpali upaya pemberian semangat Agung dengan kata-kata, "ahh udah diem aja! daripada bohong mulu. dari tadi udah deket, tapi kok masih belum nyampe aja." hahahaa... maklum deh kami para cewek dan memakai rok pula.
aku terengah-engah. faktor jarang berolah raga dan sudah lama tidak hiking sangat mempengaruhi pendakianku. bahkan aku masih ingat terakhir kali aku hiking adalah bulan Desember tahun lalu. wow banget kan?? gkgkgk... pantas saja kemarin dibawa hiking lagi jadi berasa Mak Rempong :P
namun berkat izin Allah SWT, akhirnya aku bisa menuntaskan pendakianku. aku sampai di Curug Semirang!
curugnya... hmm... lumayan laah... meski tidak seindah dan sebesar Curug Cileat Subang. hehehe
noh lihat saja sendiri fotonya! 
memang hasil yang akan kita peroleh adalah sebanding dengan perjuangan dan usaha kerja keras kita! dulu aku mendapatkan keindahan Curug Cileat yang amat menenangkan hati *sedikit lebay, karena perjalanan yang aku tempuh tidak mudah. waktu tempuhku pun lama, sekitar kurang lebih 3 jam. sedangkan sekarang, hanya dengan 900 meter dan dengan waktu lebih dari 30 menit-kurang dari satu jam, aku sudah bisa sampai ke tujuan. ;)
setelah foto yang satu ini, ada kejadian yang amat memalukan. sangat berbekas dalam memoriku, dan mungkin tidak akan pernah terdelete sampai kapan pun. satu kebodohan diri sendiri dan nasib unlucky. hhh... maafkan aku, Allah... maafkan aku, teman-temaan :(
apa cobaaa??
sudah jelas tertulis di judul postingan tuh!
ini aib! 
lantas kenapa aku mempublish aibku sendiri di sini? di blog ini? hhh... tidak lain dan tidak bukan karena hal itu sangat mengganjal di perutku *eh, hatiku. aku terus kepikiran dan teringat-ingat kejadian itu. higs.
sayangnya ketika kejadian unlucky itu berlangsung, teman-temanku yang cewek malah ikut panik dan justru berteriak-teriak menyuruhku turun ke tempat mereka, bukannya langsung mengamankan my veil. hah. tapi aku juga tidak bisa menyalahkan mereka. karena kesalahan terbesar memang ada pada diriku sendiri. :'( *cry..cry..cry.. kucek-kucek matae..
forget it lah, Syif!!
(: .w.e.a.r.e.f.k.m.m.f.i.s.i.p.u.n.d.i.p.c.r.e.w. :)

by. si Famysa, banyak tugas --"

Mijn Vriend