Senin, 27 Januari 2014

Aziz 'Kacrut Timeless' Wedding

yaay, congratulation for being a legal couple, Aziz & Elis.. congratulation for the wedding :D
Alhamdulillaah... Akhirnyaa satu lagi kacrut Timeless beberapa waktu yang lalu menutup masa lajangnya. Tepatnya pada tanggal 10 Januari 2014 lalu telah menjadi hari bersejarah Aziz 'kacrut' dan Elis. Akad nikah berlangsung di rumah orang tua Elis di Desa Padamulya Kecamatan Cipunagara Subang. Aku, KokomWellyEka, dan Dini bersama rombongan pengantin pria berangkat jam 07.00 WIB dari kediaman pengantin pria, di kota kecamatan Cipunagara *tsaah kota :P Iyaa, jadi Elis dan Aziz sebenarnya berada dalam satu kecamatan, tapi desanya dari ujung ke ujung, jadi berasa jauh deh. Hehe..
Sesampainya di singgasana Elis, kami selaku rombongan pengantin pria langsung riweuh oleh pembagian barang bawaan. Aku dan Kokom kebagian memegangi kado yang entah apa isinya. Lalu kami menuju tempat duduk tamu sambil bersalaman dengan keluarga pengantin wanita yang telah berjejer menyambut kedatangan rombongan pengantin pria. Kami pun duduk. Hidangan demi hidangan berseliweran di hadapan kami. Ada rangginang, kacang, pisang, serta kue-kue lain yang tidak sempat aku lirik isinya. Ketika toples berisi kacang sampai ke hadapan Kokom, kami langsung mendapat ide, "lumayan tuh buat di mobil. Hahaha :P"
Sambutan demi sambutan dari pihak pengantin wanita silih berganti. Doa demi doa pun terucap. Guyonan demi guyonan terlontar ringan dari pemberi sambutan. Ada satu guyonan yang nempel di ingatanku, "ATM" LOL :D *do you know whats the meaning of ATM? Ssstt yang tahu diam saja ya! Agak vulgar soalnya *oops *eh o_O Hingga akhirnya bapak penghulu datang sekitar pukul 09.00 WIB, sebelum kami menuju mushola tempat akan dilangsungkannya akad nikah, kami berdoa terlebih dahulu, dipimpin oleh pak ustad. Jeng.. Jeng.. Jeeeng... Saat-saat mendebarkan sesaat lagi akan segera dimulai. Ketika langkah-langkah kami tertuju pada mushola...  
Barisan di belakang pengantin sudah mulai terisi. Ketika kami masuk, kami dipersilakan untuk duduk tepat di belakang pengantin oleh para tamu lain. Kata salah seorang bapak begini, "sok mangga, Neng calik dipengkereun Aziz. Supaya ngarencangan Aziz, pan rerencanganna nya.. -silakan, Neng duduk di belakang Aziz. Supaya nemenin Aziz, kan teman-temannya ya..-" Waak, itu memang tujuanku. Aku duduk tepat di belakang Aziz. Entah kenapa aku selalu ingin berada di dekat sahabat-sahabatku ketika mereka menjalani hari-hari spesialnya. Dan entah itu senang atau apaa gitu yaa... Merinding juga duduk di belakang Aziz. Hahaha horor kan :P Aku jadi ikut deg-degan. Sama seperti dulu aku deg-degan membawakan kotak maskawinnya Aab untuk Fitri, 10 November 2010 lalu.
receh 'saweran' Kokom dirampok orang - melas temen, Nok :P
Bapak penghulu sibuk memeriksa berkas-berkas nikah Aziz dan Elis. Ketika Aziz menandatangani berkas ini-itu, beberapa kali selendang pengantin turun dari kepala Aziz. Otomatis aku lah yang harus merapikannya karena aku yang berada tepat di belakang Aziz. Aku sempat kaget waktu Aab berkata hati-hati ketika aku merapikan selendang Aziz, "hati-hati, jangan pegang-pegang selendang pengantin... -jeda- nanti takut ketularan nikah loh." Loh, hahaa... Kukira hati-hati kenapa. Kalau ketularan nikah mah ya gak apa-apa deh, ikhlas kok, dengan senang hati. Hihihi... Aamiiin... 
dua pasangan kacrut; Aab & Fitri (10-10-10), Aziz & Elis (10-1-14). sama-sama tanggal 10 :)
Setelah lengkap semua, berkas sudah terpenuhi, ijab qobul baru akan dilaksanakan. Ada kejadian lucu kemarin. Si Aziz malu-maluin. Belum juga ijab selesai diucapkan, Aziz sudah terburu-buru mengucap qobul. Sontak semua orang tertawa kecil. Lalu bapak penghulu berkata, "kalem, Jang, sabaar... tong buru-buru teuing.. -santai, Nak, sabaar.. jangan buru-buru amat." And as we know, Aziz memang suka terburu-buru kalau bicara. Sampai kadang kita berujar, "ngomong apa sih, Ziz? :P" Takut ketinggalan kereta kali ya, Ziz :D Tapi setelah kejadian lucu itu, Aziz lancar mengucap qobul tanpa ada pengulangan. Kata "saaah" pun menggema di mushola itu. Alhamdulillah... Great! Tepuk tangan yuk buat Aziz *prok-prok-prok... :)) 
sebenernya Aziz & Elis ini nahan tawa. emang enak dikerjain. wakakak :P
Ijab qobul, pengucapan kewajiban suami, penandatanganan surat nikah, dan sungkeman beres! Lalu hal yang tidak akan terlewatkan tentu adalah foto-foto. Pertama pengantin berfoto berdua dulu sambil menunjukkan surat nikah. Lalu berfoto bersama keluarga besar. Setelah itu baru lah tiba giliran kami. Yeay! Momen ini lah yang paling kutunggu-tunggu :D 
Selesai foto-foto di mushola, pengantin dipersilakan menuju tempat saweran. Aku dan Kokom siap sedia menanti receh demi receh yang bertaburan. Sedangkan Aab dan Welly sibuk jeprat-jepret sambil menonton kepolosanku dan Kokom. Hhuu... Dengan penuh peluh dan keringat, aku dan Kokom berhasil mengumpulkan receh sekitar 2000an dan segepok aneka permen. Meski sempat ada tragedi receh gopean Kokom jatuh dan direbut oleh ibu-ibu, but thats a funny thing, hal lucu yang akan selalu terkenang :) Ikhlaskan sajaa gopenya. Hihihii...
ki-ka: Aab 'Kacrut', Fitri, aku 'Kacrut', Aziz 'Kacrut', Elis, Kokom 'Kacrut', Dini, Welly 'Kacrut', Eka
Saweran berakhir, pengantin kembali ke rumah untuk berganti kostum, sedangkan kami menyantap hidangan makan besar. Tapi tak lama Aziz sudah keluar dengan kostum baru berwarna ungu. Aziz menemani kami makan sambil bercerita-cerita budget nikahan dan kejadian semalam sebelum hari pernikahan. Takdir memang berkata bahwa kalian berjodoh, Ziz, Lis.. Aziz diselamatkan dari kecelakaan malam hari sebelum hari spesial kalian. Alhamdulillah...
kado terkacrut dari 5 kacrut Timeless - kata Ayu dan Isna sih "pede banget ngasih kado nikahan foto kalian berenam --"
Kamu tahu, Ziz.. betapa aku, Kokom, Welly, dan Aab berusaha sekuat tenaga bisa menghadiri acara pernikahanmu.. Tapi malah ada satu kacrut yang gak datang. Piye perasaanmu, Ziz? Perasaan kami berempat saja hancur. Haha.. Lebay! Mari timpuk rame-rame Ibank 'kacrut'. Hhuuu!!! 
Kamu tahu, Ziz.. Aku dan Kokom nyaris saja terlambat datang karena bangun kesiangan karena lelah perjalanan. Untungnya kami berhasil ngebut. Untungnya aku berhasil menemukan baju, kerudung, dan sandal mamah yang bisa kupakai. Haha *oops. 
Kamu tahu, Ziz.. Kado terkacrut untukmu dibungkus di mobil selama perjalanan :D Itu kado dicetak di Semarang loh, Ziz. Wkwkwk... Terima kasiiih kamu mau menempatkan kado dari kami di kamar pengantinmu. Kan terharu, Ziz :P
Dan kalian tahu, Kacrut... Apa jadinya kalau kita semua sudah menikah? Semoga tetap kompak selalu yaa sampai kapanpun ^_^

Semoga Aziz dan Elis menjadi keluarga samara... Cepat dikaruniai jagoan kembar seperti yang Aziz harapkan... Dilimpahi rizki yang tiada tara oleh Alloh, rizki sehat, rizki ilmu, rizki harta... Aamiiin..
Doakan juga supaya aku cepat menyusulmu ya, Ziz. Hihihi

by. si Famysa, nikah? aaak :D :O

23 komentar:

  1. barakallahu ya, fotonya cantik. semoga samara. aamiin

    BalasHapus
  2. Barakallah, selamat ya untuk temannya

    BalasHapus
  3. Nicepost . . .
    salam kenal ditunggu kunjungan baliknya di http://seo-paper.blogspot.com/2014/01/hosting-murah-berkualitas-shehostercom.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... ijn etwa dulu engan komentar Blog Dofollow SOE.

      Syfa kapan nyusulnya? Oh iya, kopdar IIDN-nya aku ga jadi ikut. aduh sdihnya...

      Hapus
    2. yaah kuciwa nih tante :(
      doakan sajoo tante, moga segera. hihihi

      Hapus
  4. Subhanalloh..
    Barokalloh ^_^
    haih.. itu buku best seller sepanjang jaman *lirikbukunikah mauu :P

    BalasHapus
  5. mempelai wanitanya kelihatan masih imut imut
    hehehehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tante.. sama aku juga emang masih imutan dia. kelahiran 93 dia. hihihi

      Hapus
  6. semoga jadi keluarga samawa ..
    fallback ya

    BalasHapus
  7. Sukses buat rumah tangganya.
    Eh itu ATM maksudnya apa tuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin... makasih arif :)
      rahasia doong. hahaa

      Hapus
  8. Jadi pertanyaannya...kapan nyusul?? hehe

    BalasHapus

hatur nuhun kana kasumpingannana :) mangga bilih aya kalepatan atanapi aya nu bade dicarioskeun sok di dieu tempatna..

Mijn Vriend